Tampilkan postingan dengan label pelajaran b.indonesia kelas XI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pelajaran b.indonesia kelas XI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 April 2012

Resensi Novel - Autumn In Paris


Judul Novel : Autumn In Paris
Penulis : Ilana Tan
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2007
Tebal : 280 halaman
Harga : Rp. 43.350,00
Tara Dupont, tokoh utama cerita ini adalah blasteran Paris-Indonesia tetapi ia menyukai Paris dan musim gugur. Tara Dupont juga tinggal di Paris hidup bersama ayahnya dan bekerja sebagai seorang penyiar di stasiun radio yang cukup terkenal. Ia juga mempunyai seorang kakak angkat berkebangsaan Perancis yang ia pikir adalah cintanya.
Sampai akhirnya ia bertemu dengan Tatsuya Fujisawa, seorang arsitek yang sedang bekerja di Paris, teman dari kakak angkat Tara. Tatsuya adalah seorang lelaki Jepang yang membenci musim gugur di Paris, namun pertemuannya dengan Tara mengubah pendiriannya tentang musim gugur di Paris. Ia menyukai musim gugur di Paris karena Tara.
Awalnya, mereka bertemu secara tidak disengaja. Merekapun menjadi semakin dekat dan cocok tanpa disangka-sangka. Masa-masa indah mereka lalui bersama, berjalan-jalan ke tempat-tempat indah di Paris, melihat pemandangan kota Paris yang romantis. Namun sayangnya, takdir kehidupan membuat mereka berada dalam suatu dilema ternyata mereka adalah saudara, mereka memiliki ayah yang sama.
Di saat mereka saling mencintai, ternyata ada saja yang menghalangi mereka.
Tatsuya harus menjauhkan diri dari Tara, walaupun ia merasa itu sangat sulit. Kenyataan yang pahit telah membuatnya bimbang. Sampai akhirnya Tara juga mengetahui kenyataan pahit tersebut... dan cinta mereka berada di dalam cobaan yang berat. Pada akhirnya Tatsuya Fujisawa kembali ke Jepang mengalami kecelakaan sehingga koma dan akhirnya meninggal.
Buku ini merupakan salah satu buku yang patut untuk dibaca. Ceritanya memang menyedihkan dan mengharukan, namun tidak cengeng. Romantisme juga terasa sekali di dalam novel ini. Seperti saat Tatsuya menuliskan perasaan di dalam surat dan mengirimkannya ke radio. Ilana Tan mengemas cerita ini dengan sangat menarik. Jalan ceritanya pun tidak mudah ditebak. Banyak juga pengetahuan mengenai kota Paris, yang mungkin akan berguna bagi kita. Juga ada banyak kata-kata dalam bahasa Perancis yang dapat kita pelajari.
Ilana juga melukiskan pemandangan kota Paris dengan kalimat yang indah, membuat kita menjadi penasaran dengan kota Paris dan ikut membayangkannya. Intinya dari cerita ini bahwa kisah cinta tidak akan selalu indah seperti yang kita bayangkan, hal tak terduga pun dapat terjadi. Namun rasa cinta tidak akan pernah habis sampai kapan pun dan kepada siapa pun.
Keunggulan dari novel ini adalah berbeda dengan novel-novel pada umumnya yang berakhir bahagia, di novel ini berakhir dengan kesedihan. Cerita dari novel ini sangat menyentuh hati, bahkan sampai berlinang air mata. Buku ini pun menceritakan bagaimana indahnya kota Paris saat musim gugur hingga pembaca terbawa suasana.
Sedangkan kekurangan dari buku ini adalah akhir ceritanya sulit ditebak, tidak dapat diduga sama sekali. Dan gaya bahasanya terlalu baku.
Buku ini sudah cukup bagus menggambarkan isi ceritanya,romantis tapi tidak berlebihan. Memiliki akhir cerita yang berbeda dari novel-novel yang ada pada umumnya.
Read more...

Hasil Diskusi


Pengaruh Tayangan Mistik dalam Dunia Hiburan
Tayangan mistik/misteri sudah cukup lama berlangsung di televisi komersial kita sebagai salah satu hiburan bagi keluarga-keluarga di Indonesia. Malah ada stasiun TV yang menyelenggarakan acara mistik/misteri dua kali dalam satu minggu. Untuk tayangan mistik tersebar dibanyak tempat dan waktu, bahkan ada yang menyediakannya pada lewat tengah malam. Mengapa sampai berkepanjangan?
Alasan yang digunakan, klasik: ratingnya tinggi, banyak ditonton orang. Karena itu, iklannya juga banyak. Angka kepenontonan tersebut hanya dijajak dari 8 kota di Indonesia. Itu tidak mewakili pemirsa kota-kota lain, apalagi mewakili pemirsa desa-desa yang jumlahnya puluhan juta orang.
Terpaksalah pemirsa di pedalaman yang pendidikannya rendah menjadi korban. Mereka dijejali dan disuapi tayangan yang bukan keperluan atau kemanfaatan mereka. Iklan-iklan yang disisipkan membuat penonton TV di desa-desa hanya mampu menelan ludah. Bagi mereka, itu tidak terjangkau oleh isi kantong mereka. Uangnya tidak cukup untuk membeli. Bagi yang bependapatan pas-pasan, memaksakan diri untuk berkonsumsi tinggi. Tidak peduli, uang didapat dari mana, kalau perlu korupsi.
Beberapa tahun terakhir, tayangan mistik merebak di tanah air dalam dunia hiburan seperti industri perfilman maupun pertelevisian. Menjamurnya tayangan-tayangan tersebut tidak bisa dilepaskan dari "tabiat" masyarakat Indonesia, terutama orang Jawa, yang masih kental dengan hal mistik. Gaya hidup atau keyakinan orang Jawa sebelum atau bahkan sesudah Islam masuk ke Jawa memang cenderung pada keyakinan kebatinan daripada keyakinan agama.
Sebelum siaran mistik marak ditayangkan di televisi pada awal 2000. terdapat sejumlah tayangan mistik yang dikemas dalam bentuk sinetron komedi dan nonkomedi.
Sinetron Tuyul dan Mbak Yul serta Jin dan Jun (RCTI) dapat dimasukkan dalam sinetron mistik-komcdi. Si Manis Jembatan Ancol (SCTV) serta Misteri Gunung Merapi (Indosiar) dapat dikategorikan dalam jenis sinetron mistik-nonkomedi. Sinetron-sinetron tersebut merintis jalan bagi sinetron mistik-religius.
Kemudian, muncul tayangan mistik dengan format reality show yang menampilkan sejumlah penampakan maldiluk halus dari ahm gaib. Bila sebelumnya disajikan secara menghibur dalam bentuk drama fiktif, tayangan mistik pada format reality show ditampilkan sebagai hiburan dalam bentuk sensasi yang mendebarkan. Di antaranya, Uka-Uka (TPI), Dunia Lain (Trans TV), dan Percaya Nggak Percaya (AnTV).
Contohnya, "imam" tayangan mistik adalah sinetron Rahasia Ilahi yang ditayangkan pada Ramadan 2003 oleh TPI. Sinetron tersebut diklaim mengambil ide cerita dari kisah-kisah nyata yang dimuat dalam majalah Hidayah.
Pada pertengahan Maret-April 2005, Rahasia Ilahi ditonton 40-50 persen pemirsa. Sejak itu, muncul sinetron dengan tema serupa. Di antaranya. Azab Dunia Ketiga (AnTV), Titipan Ilahi (Indosiar), Azab Ilahi (Lativi), Tuhan Ada di Mana-Mana (RCTI), Kuasa Ilahi (SCTV), Taubat (Trans TV), Takdir Ilahi (TPI), dan Titik Nadir (Trans 7).
Rahasia Simulasi Mistik Rahasia simulasi mistik televisi terletak pada empat tahap simulasi di dalamnya. Tahap pertama, televisi mencerminkan realitas. Dengan demikian, televisi menciptakan bayangan atau cerminan realitas. Mistik disimulasi melalui peristiwa gaib dan irasional. Seakan-akan, realitasnya memangdemikian.
Kedua devisi mengabulkan realitas. Realitas sesungguhnya berusaha disembunyikan melalui teknik-teknik yang dipakai industri pertelevisian. Simulasi mistik menyembunyikan atau menutupi realitas. Meski seakan-akan mirip dan merupakan cermin dari realitas, penggambaran nuansa mistik pada tahap tersebut justru menutupi realitas sebenarnya.
Ketiga, televisi mengubur realitas. Realitas sesungguhnya tidak lagi muncul dalam pilihan-pilihan representasi Realitas tidak disembunyikan atau ditutup-tutupi, tetapi benar-benar dihapus. Misalnya, pada tayangan reality show, cerita yang dibangun seolah-olah menyerupai realitas. Padahal, cerita itu justru menghapus realitas.
Keempat, realitas dalam televisi menggantikan realitas sesungguhnya. Realitas yang dibangun televisi tidak memiliki rujukan apa pun selain dirinya sendiri. Televisi melegitimasi realitas yang dibuatnya tanpa rujukan tersebut dengan rutinitas dan masifhya penayangan.
Di sisi lain, simulasi mistik religius dalam industri pertelevisian menandai terputusnya hubungan antara umat dan ulama. Selanjutnya, konsep keduanya tergantikan jalinan hubungan antara konsumer dan selebriti. Peran ulama sebagai warasatul anbiya (pewaris para nabi) yang menyerukan secara terus-menerus ajaran suci kebaikan dan kebenaran agama perlahan pupus karena diambil alih televisi. Melalui ustad atau ulama selebriti, produk industri televisi, agama diterjemahkan dalam versi yang menghibur (religKfciinment) sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan industri terhadap komoditas.
Tayangan mistis ini sama sekali tidak mendidik masyarakat Indonesia atau tayangan reality show yang nyatanya lebih banyak direkayasa daripada menunjukkan kondisi sebenarnya. Maraknya tayangan yang berbau mistik di berbagai stasiun televisi tidak membawa dampak positif bagi masyarakat. Hantu ditayangkan di televisi. Apa manfaatnya bagi masyarakat ?
Ada pihak yang mengatakan karena penonton suka, maka dapat menyedot iklan yang lebih banyak sehingga pendapatan televisi meningkat. Namun demikian, tidaklah bijaksana jika semua hal yang disukai masyarakat, meskipun tidak mendidik, ditayangkan di tv untuk dijadikan sebuah acara hiburan.
Menurut sumber yang kami dapatkan, ternyata tayangan yang berbobot seperti Discovery Channel tidak disukai oleh penonton dan akhirnya usaha pertelevisian menyerah dengan menayangkan kembali acara yang mungkin dianggap kurang berbobot, tetapi disukai banyak orang.
Untuk itu, pihaknya meminta media massa supaya tidak mengeskpose masalah pornograsfi dan mistik. Media massa seharusnya berperan untuk menumbuhkembangkan jiwa yang sehat dengan memberikan informasi yang baik dan bukannya merusak akhlak dan moral anak-anak bangsa.
Pelanggaran yang dilakukan televisi terkait tayangan seram itu berupa aspek kengerian. Koordinator Bidang Isi Siaran mengatakan, acara mistis yang selama ini ditayangkan televisi lebih menonjolkan unsur-unsur gambar, bukan unsur mistisisme. Gambar tersebut dibuat-buat, direkayasa, sehingga ada ketidakjujuran untuk mengatakan rekayasa. Selama orang Indonesia masih percaya pada ketuhanan, maka tayangan mistis akan tetap ada sebagai bagian kegaiban. Program acara mistis merupakan duplikasi mentah-mentah tayangan serupa dari luar negeri. Padahal acara tersebut dari negara asalnya dibuat untuk mengolok-olok eksistensi Tuhan dan hal gaib. Saat orang luar sedang menertawakan adanya hantu, Tuhan, dan segala macam kegaiban, dengan program-program semacam itu, orang Indonesia melihatnya sebagai program lucu, menarik, dan layak ditiru.
Siaran televisi mengajari anak untuk mengenal kehidupan masyarakatnya dan masyarakat lain. Siaran televisi berfungsi sebagai wahana proses sosialisasi. Anak-anak diajari mengenal nilai-nilai luhur, tetapi mereka juga disuguhi nilai-nilai buruk.
Sebatas yang kami ketahui, dalam dunia ilmiah/akademis di Indonesia sampai saat ini belum memiliki kajian khusus yang mempelajari efek siaran ini terhadap khalayak. Sementara ini yang baru muncul adalah masih sebatas hipotesis atau dugaan sementara mengenai ada-tidaknya, efek siaran tersebut yang belum teruji melalui penelitian, jadi masih belum konklusif. Namun, persoalan bangsa ini berkenaan dengan habit nya dalam mengkonsumsi tayangan-tayangan sinetron dan praktik-praktik media yang cenderung permisif dalam membuat program-program yang tidak mendidik, bahkan merusak akhlak bangsa.
Read more...

Catatan Kaki


       Tekad dan gerakan Muhammad Ibnu Abdul Wahab ini dimulai dari kampung halamannya sendiri, Najed, terletak di wilayah Saudi Arabia sekarang. Ia dan para pengikutnya dengan penuh semangat, motivasi tinggi dan penuh antusiasme yang menyala-nyala mulai mengkampanyekan pemurnian ajaran-ajaran agama Islam dari segala pengaruh luar dan praktik-praktik yang tidak Islami 7. Dalam perkembangan selanjutnya, ajaran Wahabi ini secara formal diterima dan diadopsi oleh pemerintah Saudi Arabia sebagai paham resmi keagamaan kerajaan.
       Menurut Uthman Bishr, pijar-pijar semngat kaum Wahabi untuk membersihkan Islam dari praktik-praktik pemujaan terhadap orang-orang suci daripraktik-praktik bid’ah, khurafat dan tahyul berlangsung secara keras dan radikal. Radikalisme gerakan mereka terlihat, antara lain, pada cara-cara mereka dengan merusak kompleks pemakaman di Karbala pada tahun 1801, menduduki kota Mekkah pada tahun 1803 dan Madinah pada tahun berikutnya, menghancurkan batu nisan dan membersihkan kota-kota tersebut dari segala jenis praktik-praktik pemujaan kuburan keramat dan penyembahan terhadap orang-orang suci. 8

                7George Antonious, The Arab Awakening: The Story of The Arab National Movement (Beirut: Librarie Du Liban, 1969), hlm. 22.
                8 Dikutip dalam Philip K. Hitti, History of The Arabs (London: The Macmillan Press, Ltd, 1980), hlm. 740-741.
Read more...

PARAGRAF EKSPOSISI

Paragraf eksposisi adalah paragraf yang berisi ide, pendapat, buah pikiran, informasi, atau pengetahuan yang ditulis dengan tujuan untuk memperluas wawasan pembaca. Isi dari paragraf eksposisi adalah untuk menjelaskan suatu hal kepada pembaca dan tidak memaksa pembaca agar mau mempercayai atau mengikuti isi dari karangan eksposisi tersebut.
Ciri-ciri paragraf eksposisi


1. Berisi tentang gagasan dan pendapat penulis mengenai masalah tertentu namun tetap bersifat objektif.

2. Bertujuan untuk menambah pengetahuan pembaca tanpa bermaksud untuk mempengaruhi.
3. Mempunyai analisis dan bukti.

Karangan eksposisi dikembangkan menjadi beberapa jenis, dan berikut adalah beberapa jenis pola pengembangan paragraf eksposisi:


1. Eksposisi definisi.

2. Eksposisi perbandingan.
3. Eksposisi klasifikasi (pembagian).
4. Eksposisi ilustrasi (contoh).
5. Eksposisi proses.

Agar lebih jelas memahami paragraf eksposisi, berikut saya berikan beberapa contoh paragraf eksposisi.


1. Contoh eksposisi definisi

Ciplukan adalah tumbuhan semak yang biasa tumbuh di tanah-tanah kosong yang tidak terlalu becek dan hanya bisa ditemukan saat musim penghujan. Tumbuhan ini biasanya mempunyai tinggi antara 30-50 Cm, batangnya berwarna hijau kekuningan, buahnya berbentuk bulat dan berwarna kuning. Selain mempunyai rasa yang manis, ternyata buah ciplukan menyimpan beberapa khasiat penting untuk menyembuhkan beberapa penyakit seperti influenza, sakit paru-paru, kencing manis, dan beberapa penyakit lain. Namun meskipun memiliki beberapa khasiat penting, keberadaan tumbuhan ini sering disepelekan karena diangggap sebagai tumbuhan liar.
2. Contoh eksposisi proses
Lemon dan jeruk nipis ternyata bisa berkhasiat sebagai penghilang jerawat. Kedua buah ini mengandung citric acid yang sangat kaya dan sangat baik untuk memindahkan sel-sel kulit mati yang bisa menjadi penyebab jerawat. Cara menggunakannya yaitu dengan mencampurkan perasan lemon dengan air mawar kemudian oleskan di wajah dan biarkan selama 10-15 menit. Setelah itu bilas dengan air hangat. Penerapan terapi ini secara rutin dan konsisten selama 15 hari akan memberikan hasil yang luar biasa.
Read more...

PARAGRAF EKSPOSISI

Paragraf eksposisi adalah paragraf yang berisi ide, pendapat, buah pikiran, informasi, atau pengetahuan yang ditulis dengan tujuan untuk memperluas wawasan pembaca. Isi dari paragraf eksposisi adalah untuk menjelaskan suatu hal kepada pembaca dan tidak memaksa pembaca agar mau mempercayai atau mengikuti isi dari karangan eksposisi tersebut.
Ciri-ciri paragraf eksposisi


1. Berisi tentang gagasan dan pendapat penulis mengenai masalah tertentu namun tetap bersifat objektif.

2. Bertujuan untuk menambah pengetahuan pembaca tanpa bermaksud untuk mempengaruhi.
3. Mempunyai analisis dan bukti.

Karangan eksposisi dikembangkan menjadi beberapa jenis, dan berikut adalah beberapa jenis pola pengembangan paragraf eksposisi:


1. Eksposisi definisi.

2. Eksposisi perbandingan.
3. Eksposisi klasifikasi (pembagian).
4. Eksposisi ilustrasi (contoh).
5. Eksposisi proses.

Agar lebih jelas memahami paragraf eksposisi, berikut saya berikan beberapa contoh paragraf eksposisi.


1. Contoh eksposisi definisi

Ciplukan adalah tumbuhan semak yang biasa tumbuh di tanah-tanah kosong yang tidak terlalu becek dan hanya bisa ditemukan saat musim penghujan. Tumbuhan ini biasanya mempunyai tinggi antara 30-50 Cm, batangnya berwarna hijau kekuningan, buahnya berbentuk bulat dan berwarna kuning. Selain mempunyai rasa yang manis, ternyata buah ciplukan menyimpan beberapa khasiat penting untuk menyembuhkan beberapa penyakit seperti influenza, sakit paru-paru, kencing manis, dan beberapa penyakit lain. Namun meskipun memiliki beberapa khasiat penting, keberadaan tumbuhan ini sering disepelekan karena diangggap sebagai tumbuhan liar.
2. Contoh eksposisi proses
Lemon dan jeruk nipis ternyata bisa berkhasiat sebagai penghilang jerawat. Kedua buah ini mengandung citric acid yang sangat kaya dan sangat baik untuk memindahkan sel-sel kulit mati yang bisa menjadi penyebab jerawat. Cara menggunakannya yaitu dengan mencampurkan perasan lemon dengan air mawar kemudian oleskan di wajah dan biarkan selama 10-15 menit. Setelah itu bilas dengan air hangat. Penerapan terapi ini secara rutin dan konsisten selama 15 hari akan memberikan hasil yang luar biasa.
Read more...

PARAGRAF ARGUMENTASI

Paragraf argumentasi adalah sebuah paragraf yang menjelaskan pendapat dengan berbagai keterangan dan alasan. Hal ini dimaksudkan untuk meyakinkan pembaca. Selain itu, paragraf tersebut dikembangkan dengan pola pengembangan sebab akibat. Hubungan sebab akibat mula-mula bertolak dari suatu peristiwa yang dianggap sebagai sebab yang diketahui, kemudian bergerak maju menuju suatu kesimpulan sebagai efek atau akibat. Efek yang muncul dapat berupa efek tunggal dan efek jamak (bersama-sama)


Adapun ciri-ciri paragraf argumentasi adalah sebagai berikut:
  • Paragraf argumentasi mengandung kebenaran untuk mengubah sikap dan keyakinan orang mengenai topik yang dibahas
  • Paragraf argumentasi mengandung data atau fakta-fakta yang dapat dipertanggungjawabkan
  • Penjelasan dalam paragraf argumentasi disampaikan secara logis


Berikut ini adalah contoh dari paragraf argumentasi:


Pendidikan gratis hanya janji yang bergema luas saat kampanye dan pemilihan pimpinan daerah maupun pusat. Saat pemilihan usai akan lain ceritanya. Anak-anak miskin di kota, desa, dan pedalaman tetap mengalami kesulitan untuk mengakses pendidikan yang layak. Di perkotaan sekolah berlomba-lomba meningkatkan sarana dan prasaran dengan jalan menaikkan pungutan dengan dalil sumbangan pendidikan, uang gedung, dan lain-lain karena biasanya masyarakat perkotaan lebih memilih sekolah yang mempunyai sarana pendidikan yang baik sehingga mereka tidak akan segan untuk membayar mahal demi memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak mereka. Sebaliknya di pinggiran kota, pedesaan, dan pedalaman, sekolah tidak bisa mengenakan pungutan kepada orang tua siswa karena tidak ada lagi yang bisa dipungut dari masyarakat. Para siswa harus puas dengan kondisi fasilitas pendidikan yang jauh dari kata layak.
Read more...

PARAGRAF PERSUASIF

Paragraf persuasi adalah bentuk karangan yang bertujuan untuk meyakinkan seseorang, baik pembaca maupun pendengar agar melakukan sesuatu yang dikehendaki penulis. Salah satu bentuk paragraf persuasi yang dikenal secara umum adalah propaganda yang dilakukan berbagai badan, lembaga, atau perorangan.


Berikut ini adalah contoh - contoh paragraf persuasi :


# Contoh 1


Banyak orang yang meremehkan sampah. Bahkan, tidak terpikirkan hal yang akan ditimbulkannya. Walaupun tempat sampah banyak disesidakan, tetapi kepedualian seseorang terhadap sampah sangat kurang. Sebagai siswa, kamu sebaiknya menyadari dan memiliki sikap peduli terhadap sampah. Oleh karena itu, buanglah sampah pada tempat sampah.



# Contoh 2


Kebersihan adalah hal terpenting dalam kehidupan. Tanpa kebersihan, mungkin dunia kita akan dipenuhi dengan sampah. Dimana - mana terjangkit beragam jenis penyakit yang akan menghantui manusia. Beragam bencana pun akan timbul. Oleh karena itu, marilah kita ciptakan kebersihan dimanapun kita berada.



# Contoh 3


Tidak dapat disangkal bahwa praktik berpidato menjadi semakin "obat kuat" untuk membangun rasa percaya diri. Jika rasa percaya diri itu sudah besar, kita dapat tampil tenang tanpa digoda rasa malu, takut, dan grogi. Ketenangan inilah yang menjadi modal utama untuk meraih keberhasilan pidato. Oleh karena itu, marilah kita melaksanakan praktik berpidato agar kita segera memperoleh ketrampilan atau bahkan kemahiran berpidato
Read more...