Senin, 02 April 2012

Permainan dan Olahraga (Permainan Bola Besar)



PERMAINAN BOLABASKET
Permainan bola basket masuk ke Indonesia, di bawah oleh perantau Cina, setelah perang Dunia II berakhir. Induk organisasi bola basket di Indonesia didirikan pada tanggal 23 Oktober 1951 dengan nama Pesatuan Basketball Seluruh Indonesia (PERBASI) organisasi tersebu dipimpin oleh Thony Wher sebagai ketua dan Wim Latumeter sebagai sekertaris.
Teknik Permainan Bolabasket
Teknik Menembak sambil Melompat (jumpshot)
  1. Berdirilah dengan posisi kaki melangkah agak serong dan bola dipegang di depan badan.
  2. Rendahkan kedua lutut dan bawa bola ke atas depan dahi hingga posisi bola di atas kepala.
  3. Tolakkan kedua kaki ke atas tegak lurus bersamaan kedua tangan diluruskan ke ats dengan gerakan mendorong ke atas.
  4. Lepaskan bola dari kedua pegangan tangan setelah lompatan pada saat titik tertinggi atau saat turun, kemudian mendaratlah kembali dengan kaki diikuti kedua lutut mengeper.
Men-drible
Men-drible yaitu menggiring bola dengan cara memantul-mantulkan bola ke lantai dengan menggunakan satu tangan. Teknik men-drible dibedakan menjadi dua, yaitu:
  1. Teknik men-drible tinggi, dilakukan dengan cara menggiring bola sambil berjalan atau berlari pelan.
  2. Teknik mendrible rendah, dilakukan dengan tempo yang sedikit cepat sambil mencari arah agar terhindar perebutan bola, biasanya dilakukan untuk melakukan trobosan ke pertahanan lawan.
Teknik Terpadu
Teknik terpadu merupakan latihan yang menggabungkan teknik-teknik dasar yang telah dipelajari dalam satu latihan secara bersama-sama yang bertujian untuk lebih meningkatkan keterampilan bermain.
  1. Menagngkap bola
Posisi awal teknik menangkap bola adalah berdiri tegak dengan kedua kaki dibuka. Posisi lutut dibuka dengan siku kedua tangan sedikit ditekuk. Keduan tangan berada di depan dada dengan jari-jari dibuka dan agak ditekuk, serta telapak tangan mengarah ke depan.
Pada saat menerima bola, tangan segera ditarik ke arah dada dan jari tangan memegang bola.
  1. Menggiring Bola dan Menghindari Lawan
Menggiring bola bertujuan untuk menerobos pertahanan lawan, mempercepat usaha memasukkan bola ke dalam keranjang, dan mengacaukan pertahanan lawan. Cara menghindari lawan yang akan merebut bola yaitu dengan melakukan gerakan menggiring rendah atau dikombinasikan dengan gerakan pivot.
  1. Menggiring Bola dan Melewati Lawan
Menggiring bola dan melewati lawan dilakukan dengan caraberlari sambil berbelok ke kanan dan ke kiri. Pelatihan ini dikombinasikan dengan gerakan yang lain, misalnya berputar.
Peraturan Permainan Bolabasket
Jump Ball
Jump Ball yaitu bola permulaan yang dilempar oleh wasit
Held Ball
Held Ball yaitu dua orang pemain atau lebih memegang bola secara bersama-sama dalam waktu yang agak lama. Apabila terjadi Held Ball maka dilakukan Jump Ball.
Three Second Rule
Three Second Rule yaitu peraturan tiga detik maksudnya seorang pemain tidak boleh berada pada daerah terlarang di pihak lawan melebihi waktu tiga detik sedang bola dalam kontrol regunya. Hukumannya berupa lemparan kedalam babgi regu lawan.
Personal Foul
Personal Foul atau kesalahan perorangan meliputi hal-hal berikut:
  1. Memukul bola dengan tangan mengepal
  2. Mendrible bola dengan dua tangan
  3. Melakukan pivot yang salah
  4. Sengaja menyentuh bola dengan kaki/lutut ke bawah
  5. Pada saat membawa bola, melangkah lebih dari satu langkah/running
  6. Tidak berusaha memainkan bola yang dipegang selama 5 detik
  7. Selama mendrible melanggar atau menabrak lawan yang berada di daerah hukuman lawan lebih dari 3 detik dan tidak membawa bola (three second foult)
  8. Menyentuh lawan, kecuali dua orang lawan pada suatu saat mempunyai hak sama atas bola, yaitu waktu jump ball, waktu shooting atau di lain tempat menurut kebijaksanaan wasit.
  9. Main kasar terhadap lawan, bila sampai menghilangkan suatu ”harapan masuk” dihukum dengan pinalti 2 atau dikeluakan dari lapangan.
  10. Menghalang-halangi gerak lawan dengan tangan.
Hukuman dari kesalahan tersebut di atas adalah:
    1. Untuk pelanggaran 1-8, berupa lemparan ke dalam (throw-in) untuk lawan
    2. Untuk pelanggaran 9-10, berupa pinalti 2 kali dan jika lebih dari 4 kali pelanggaran dikeluarkan dan diganti.
Technical Foul
Technical foul atau kesalahan teknik meliputi hal-hal sebagai berikut.
  1. Berbicara atau menghubungi wasit dengan kasar
  2. Mengeluarkan kata-kata kotor
  3. Menggagu seorang lawan atau menghalang-halangi penglihatan lawan dengan melambai-lambaiakn lawan.
  4. Dengan sengaja memperlambat permainan
  5. Tidak segera mengangkat tangannya pada saat kesalahan dikenakan
  6. Mengganti nomor tanpa melapor kepada scorer.
  7. Memasuki lapangan sebagai pengganti tanpa melapor
  8. Menyepak bola pada waktu bola mati
  9. Pemain bercakap-cakap dengan orang lain
Hukuman dari pelanggaran di atas tersebut berupa pinalti 1 kali.
Pola Penyerangan
Pola penyerangan dalam permainan Bolabasket dibagi menjadi dua cara, yaitu pola penyerangan bebas, dan pola penyerangan kilat.
Pola Penyerangan Bebas
Pola penyerangan bebas yaitu pola penyerangan yang dilakukan oleh setiap pemain dengan mengeluarkan semua kemapuan yang ada. Pola penyerangan ini tidak ada aturan baku, tetapi setiap individu dituntut mampu bekerja sama dalam tim sehingga menjadi team yang solid untuk melakukan penyerangan.
Pola Penyerangan Kilat
Pola penyerangan kilat biasanya dilakukan dengan gerakan cepat, artinya dilakukan hanya beberapa operan panjang. Dengan serangan tersebut lawan tidak mempunyai kesempatan menyusun pertahanan sehingga dengan mudah bola masuk jaring.
Contoh pola penyerangan adalah sebagai berikut:
Pola Pertahanan
Beberapa pola pertahanan dalam permainan bolabasket yaitu sebagai berikut:
Man to Man (pertahanan satu lawan satu)
Pola pertahanan satu lawan satu dilakukan dengan cara setiap pemain menjaga lawan, masing-masing secara ketat. Keuntungan dari pola pertahanan tersrebut yaitu:
  1. Mudah dilakukan
  2. Merupakan pertahanan dasar
  3. Pembagian tugas yang tetap dan tertentu bisa dilakukan sesuai keadaan
  4. Dapat menambah kekuatan team
Adapun kerugian pola pertahanan tersebut yaitu:
Menyita konsentrasi individu
Membutuhkan kemampuan yang tinggi
Membutuhkan stamina yang tinggi
Biasanya para pemain sering melakukan pelanggaran
Membutuhkan pemahaman yang tinggi terhadap penyerangan
Contoh pola pertahanan Man to Man adalah posisi 2: 1: 2. untuk hal tersebut para pemian dituntut mempunyai olah kaki dengan cepat, tepat, dan akurat.
s
Zone defence (Pertahanan Daerah)
Dengan pola pertahanan ini setiap pemain sudah ditentukan tugas dan tanggung jawab untuk menjaga daerahnya masing-mamsing. Pola yang biasa digunakan antara lain sebagai berikut:
    1. 2 : 1 : 2
    2. 1 : 2 : 2
    3. 3 : 2
    4. 2 : 3
      • Keuntungan dari pola pertahanan daerah yaitu:
hemat tenaga
bisa mematikan serangan penembak
tepat untuk menghadapi lawan yang lemah
Adapun kerugian pola pertahanan daerah yaitu:
serangan balik dari lawan akan cepat
daerah pertahanan sering tidak terjaga
perhatian pemain bisa buyar kepada dua atau lebih pemain lawan
Sistem Pertahanan Gabungan
System pertahanan gabungan merupakan gabungan natar man to mamn dan zone defence. Dalam sistem pertahanan tersebut setiap pemain menjaga daerah pertahanannya mamsing-masing dan seorang pemain selalu menjaga pemain penyerang yang dianggap berbahaya.
Rangkuman
Permainan bola basket masuk ke Indonesia dibawa olelh perantau Cina, setelah perang dunia ke II berakhir. Induk Organisasi Bola Basket Indonesia didirikan pada tanggal 23 Oktober 1951 dengan nama Persatuan BasketBall seluruh Indonesia (PERBASI). Organisasi tersebut dipimpin oleh Tony Wher sebagai ketua dan Wim Latumeter sebagai sekretaris. Teknik Permainan Bolabasket yaitu: Teknik Menembak sambil Melompat (jumpshot), Men-drible, dan Teknik Terpadu meliputi:
  1. Menanggkap bola
  2. Menggiring Bola dan Melewati Lawan
  3. Menggiring Bola dan Menghindari Lawan
Peraturan Permainan Bolabasket dalam bola basket meliputi:
        1. Jump Ball
        2. Held Ball
        3. Three Second Rule
        4. Personal Foul
        5. Technical Foul
Pola Penyerangan
          1. Pola Penyerangan Kilat
Pola penyerangan bebas yaitu pola penyerangan yang dilakukan oleh setiap pemain dengan mengeluarkan semua kemapuan yang ada
          1. Pola Penyerangan Bebas
Pola penyerangan kilat biasanya dilakukan dengan gerakan cepat, artinya dilakukan hanya beberapa operan panjang
Pola Pertahanan dalam bola basket antara lain:
Man to Man (pertahanan satu lawan satu)
Zone defence (Pertahanan Daerah)
Sistem Pertahanan Gabungan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar